3 Bos Perusahaan Minyak Cina Diburu Interpol terkait Aksi Penipuan Batam

Dilansir dari tempo.co, saat ini markas besar Kepolisian indonesia mengungkapkan, pihak yang terkait perintah untuk menangkap 3 Bos yang berasal dari negeri China. Hal ini diduga terkait kejahatan penipuan terjadi di Indonesia Batam.

Adapun juru bicara dari kepolisian Indonesia yaitu Boy Rafli Amar, dia menegaskan bahwa telah dikeluarkannya red notice yang memiliki keterkaitan dengan kasus penipuan. Kasus kriminal ini terjadi dengan kerugian negara yang jumlahnya sekitar antara US Dollar 850 juta atau apa bila di rupiahkan setara dengan 11,3 triliun.

Sinopec sejatinya membangun proyek bernama west point terminal yang letaknya ada di kawasan bebas perdagangan Batam. Nah, apabila proyek yang digarap kini Usai, maka kawasan ini arti salah satu kilang minyak yang paling besar yang terdapat di Asia Tenggara.
Astagfirullah! Guru Ngaji Nekat Gauli Santri
Adapun proyek ini Sebel jadwal kan akan selesai pada tahun 2016. Sayangnya jadwal yang sudah ditentukan tersebut mengalami kemunduran setelah adanya pemegang saham dari Indonesia yang kemudian mulai mengajukan gugatan ia mencapai puncak hingga 2015 november yang lalu.

3 Bos yang sudah dipanggil nyatanya tidak memenuhi panggilan polisi. Saat ini mereka bertiga telah meninggalkan Indonesia. Dan kasus sinopec telah ditangani oleh pihak Kepolisian.

Sejujurnya terkait pembangunan proyek west point terminal telah berakhir izin pembangunannya telah berakhir 2014 yang lalu. Sayangnya hingga 2017 saat ini proyek tersebut masih belum kunjung selesai.


Jika Anda menyukai Artikel di blog ini, Silahkan klik disini untuk berlangganan gratis materi biologi secara Up To Date via email