Celaka! Bangunan Radio Bung Tomo Sebagai Saksi Sejarah Telah Hancur

Sebagai manusia yang memiliki akal, kita dapat mengantisipasi datangnya suatu petaka, salah satunya yaitu dengan menengok dari sejarah yang pernah terjadi pada masa lampau. Dari sejarah itulah kita dapat belajar banyak hal. Sebuah fakta dari suatu sejarah besar hanya akan dapat dipercaya bila itu meninggalkan bukti valid yang nyata. Oleh sebab itulah akan menjadi suatu kondisi yang Celaka, tatkala Bangunan Radio Bung Tomo Sebagai Saksi Sejarah Telah Hancur

Penulis kutip dari harian tempo, Sebuah Ikatan Keluarga Pahlawan Nasional Indonesia sangat begitu menyesalkan terjadinya perobohan bangunan bersejarah yang terletak di jalan mawar 10-12 di Surabaya.

Bangunan tersebut adalah kunci dari semangat arek-arek Suroboyo yang kala itu Bung Tomo pada tahun 1945 lalu sempat mengobarkan semangat "arek suroboyo" kala sedang melawan Penjajahan yang ada di Indonesia.

Coba kalau saja para penggusur itu berfikir, betapa berharganya aset sejarah yang dimiliki oleh Kota Surabaya ini? tentu saja hal ini tidak akan pernah terjadi. Dan Indonesia akan semakin banyak memiliki saksi sejarah dari sebuah perjuangan hidup mati para pahlawan tatkala itu.
 
Lihatlah Gambar Bangunan Radio Bung Tomo Sebelum dihancurkan di bawah ini, Bukan kah ini adalah bukti real dengan rumah berdesain pada zaman penjajahan yang memiliki nilai sejarah sangat tinggi.

Rumah bangunan Radio Bung Tomo Yang Masih Utuh, Dilihat dari Depan
Foto Bangunan Radio masih utuh terlihat dari depan

Rumah bangunan Radio Bung Tomo Yang Masih Utuh, Dilihat dari Samping
Foto Bangunan Radio masih utuh terlihat dari samping
Witjaksono sebagai ketua dari ikatan keluarga pahlawan yang notabennya adalah putra dari Dr. Muwardi yang juga adalah seorang tokoh pahlawan Nasional Indonesia mengemukakan pendapatnya terkait hancurnya bangunan pemancar radio bekas Bung Tomo,  dia berpendapat bahwa "Penghancuran rumah yang memiliki nilai sejarah tersebut adalah sebuah upaya untuk menghapus jejak sejarah revolusi di Negeri kita tercinta."

Sementara itu cucu dari Haji Agus Salim mengimbuhi pemaparan dari Witjaksono di atas, "Jika kita memelihara sebuah bangunan sejarah, itu merupakan lambang penghargaan yang kita berikan kepada para pahlawan yang telah rela berjuang mati-matian mempertahankan Indonesia dari tangan Penjajah".

Dalam penghujung acara, Witjaksono mengatakan bahwa dia sudah mengirimkan surat protes kepada Menteri Sekretaris Negara Pratikno pada hari kamis 26 Mei 2016 kemarin. Dia memiliki harapan yang sangat mendalam agar pemerintah Indonesia dapat merespon surat tersebut.
 
Di bawah ini adalah Foto-foto pasca hancurnya bangunan Radio Bung Tomo Sebagai Saksi Sejarah Indonesia.

Foto-1 hacnurnya bangunan Radio Bung Tomo
Bangunan Radio Bung Tomo Tampak dari Depan setalah bangunan tersebut hancur

Foto-2 hacnurnya bangunan Radio Bung Tomo
Puing-puing bangunan bekas radio pengobar semangat "arek Suroboy" Oleh Bung Tomo

Foto-3 hacnurnya bangunan Radio Bung Tomo
Foto puing-puing radio bung tomo tampak dari area bangunan

Foto-4 hacnurnya bangunan Radio Bung Tomo
Foto puing-puing radio bung tomo tampak dari area dalam bangunan radio pemancar
Semoga Pemerintah Indonesia cepat tanggap dengan hencurnya saksi sejarah yang seharusnya bisa menjadi peninggalan yang sangat berharga ini. Dan para pelaku segera cepat mendapatkan keadilan yang pantas. Indonesia bukan sebuah Negara yang lemah akan Hukum.


Jika Anda menyukai Artikel di blog ini, Silahkan klik disini untuk berlangganan gratis materi biologi secara Up To Date via email