Hujan Senin Kabisat

Selamat bagi kalian pemilik hari lahir 29 februari. Semoga Umur yang tersisa nanti bisa menutup segala dosa yang telah lalu.

Malam ini tiada puisi atau apapun karangan yang berbentuk sastra yang dapat penulis share-kan. Sebab kini pikiran sedang kosong. Pada intinya tulisan ini hanya pengisi waktu luang di sela-sela kesibukan dunia nyata.

Senin Kabisat kini, cuaca tidak begitu bersahabat. Tatkala segala kesibukan mulai dirasa, hujan turun dengan begitu derasnya. Hampir satu hari hujan turun tanpa henti. Mulai pagi hendak menuju tempat kerja, hujan telah turun. Hingga malam tulisan ini muncul, masih tetap sama.

Sahabat, terlepas dari hujan dan ketika kita berbicara tentang kabisat, apa yang kalian tahu?
Pasti jawaban kalian adalah, "tahun dimana hari ke-29 hanya terjadi selama 4 tahun sekali di bulan Februari".
Yap, itu benar.

Namun yang mengganjal saat kita membicarakan tahun kabisat ini adalah, apakah pemilik hari lahir yang bertepatan dengan tahun kabisat selalu merayakannya pada tanggal ini? ataukah ada hari lain yang dijadikannya sebagai pengganti!

Hembb, Wallahu A'lam.

Pingin nulis buanyak sebenernya pada postingan ini. Sayangnya isi dalam otak sulit untuk dituang, baik dalam segala bentuk kreasi apapun.

Hujan Senin Kabisat inilah alasannya. Punya keinginan, namun terkalahkan dengan selimut tebal di atas kasur. Ah, mumpung belum ada tugas, ditarik dulu deh selimutnya sambil nyoba untuk baca-baca. Barangkali nanti sudah bisa dipakek lagi otaknya. 



Jika Anda menyukai Artikel di blog ini, Silahkan klik disini untuk berlangganan gratis materi biologi secara Up To Date via email