Ruang Fatamorgana

di atas terik, sinar mentari...
kunikmati cahaya, rembulan malam...
buatku gerah. sepoi, desir laju sang bayu...
yang kini terjaring, dalam bui kepalsuan...
sudut ruang yang kosong ini...
perbatasan antar dimensi waktu...
hentikan gerak-sadar, pikiran manusia... 
dan kembali, kita bertemu...
kau genggam tanganku,
kau peluk diriku...
kau tatap mataku,
kau luruhkan amarahku...
telah kuyakinkan diri...
naluripun berkata sama...
namun sayang,
di sini, ruang fatamorgana..
By: Irvan Hadzuka
Malang, 13 Desember, 2012



Jika Anda menyukai Artikel di blog ini, Silahkan klik disini untuk berlangganan gratis materi biologi secara Up To Date via email