Orang Sisa Sisa

Aku memang tak selalu tahu apa yang kau inginkan.
Meski ku coba untuk memahamimu.
Selalu saja upayaku terbantahkan.
Oleh nalarku pun aku tak sanggup.
Mengenalmu apa lagi tuk memelukmu.
Bagaikan punguk yang merindu akan sang dewi malam.
Berharap memiliki atau hanya sekedar merayu.
Itu seperti mimpi di atas mimpi.

Merekalah yang menjulukiku orang sisa-sisa.
Acap kali ku bicara.
Tertutplah hidung mereka.

Dimanakah arti kemanusiaan!
Apakah aku yang terlalu bodoh mengartikan manusia adalah mahluk sosial yang terikat oleh norma dan nilai?
Ataukah mungkin manusia yang hidup di zaman ini telah tumbuh menjadi manusia super-normall tanpa terikat apapun.
Hak? Kewajiban? Norma? Nilai? Moral?
Jangan tanyakan budaya.
Apatah lagi tentang HAM!
Karena merekalah yang hidup dengan sistem.
Dan sistemlah yang memenjarakan mereka di alam Qorun.

5 Juli 2012


Jika Anda menyukai Artikel di blog ini, Silahkan klik disini untuk berlangganan gratis materi biologi secara Up To Date via email