Perkembangan Agama Peserta Didik


A.    LATAR BELAKANG
Perkembangan dapat diartikan sebagai perubahan yang progresif dan terus menerus dalam diri individu dari lahir sampai meninggal.Aspek-aspek perkembangan meliputi fisik, emosi, sosial, intelegensi bahasa kepribadian, moral dan agama. Perkembangan agama, sangat bergantung kepada penghayatan keluarga terhadap norma-norma agama keluarga anak itu sendiri-sendiri; Artinya anak bukan akan mengalami perkembangan agama seperti yang diharapkan, dianjurkan atau diperintahkan kepada orang tuanya, melainkan anak akan mengalami perkembangan itu menurut bagaimana keluarga berbuat tentang norma-norma agama itu. Anak itu akan bersungguh-sungguh melakukan sesuatu peraturan, bila tidak semua anggota keluarga itu melakukanya. Hal ini terjadi oleh karena pada diri terkandung kesangsian akan kebenaran dan keharusan untuk dipatuhinya peraturan itu.

Demikian halnya, (mbandel), apabila orang tua kurang tegas memerintahkan sesuatu keharusan. Ketegasan bukan selalu berarti kekerasan, melainkan penurutan yang harus dilakukan dengan benar-benar sesudah sesuatu perintah atau anjuran diberikan. Adalah suatu perbuatan yang sia-sia, bila orang tua memerintahkan atau menganjurkan agar anak melakukan sesuatu perbuatan, sekalipun diberi hadiah, bila anak melihat bahwa salah seorang anggota keluarga itu tidak mematuhi dan dibiarkan saja. Akan lebih parah lagi keadaanya, bila salah seorang anggota melanggar peraturan secara diam-siam dan sembunyi-sembunyi sedang orang tuanya tidak berbuat apa-apa terhadapnya. (Agus Sujanto: 81-82)  

Beberapa ilmuwan menyebut bahwa perkembangn keagamaan sama dengan perkembangan keimanan. Namun Fowler membedakan kepercayaan (keimanan) dari agama.Menurutnya agama adalah tradisi kumulatif yang diwariskan dari generasi ke generasi. Namun Syamsu Yusuf dalam bukunya perkembangan anak dan remaja memiliki pandangan sendiri tentang kepercayaan keagamaan. Makalah ini membahas tentang perkembangan agama yang terjadi pada peserta didik. Mencakup perkembangan jiwa keagamaan mulai dari anak-anak, remaja, hingga dewasa.
  
B.     RUMUSAN MASALAH
1.      Bagaimana Teori Perkembangan Agama menurut para ahli?
2.      Bagaimana Perkembangan Agama pada anak-anak?
3.      Bagaimana Perkembangan Agama pada remaja dan dewasa?

C.    TUJUAN
1.      Mengetahui Teori Perkembangan Agama menurut para ahli
2.      Mengetahui Perkembangan Agama pada anak-anak
3.      Mengetahui Perkembangan Agama pada remaja dan dewasa


RUANG LINGKUP PEMBAHASAN
A. Teori Tentang Sumber Jiwa Keagamaan
  • Menurut Teori Monistik
  • Menurut Teori Fakulti / Faculty Theori
B.  Perkembangan Agama Pada Anak
·         Timbulnya Jiwa Keagamaan pada Anak
·         Fitrah keagamaan
C. Tahap Perkembangan Beragama pada Anak
  • Perkembangan beragama pada anak-anak melalui beberapa fase
  • Menurut Zakiyyah Darajat, perkembangan perasaan anak pada Tuhan dapat dibedakan dalam 2 bagian:
  • Sifat-Sifat Agama pada Anak
D.      Perkembangan Jiwa Keagamaan Pada Usia Remaja
E.      Perkembangan Sikap Keberagamaan Pada Orang Dewasa
F.       Faktor-faktor yang Mempengaruhi Perkembangan Agama Peserta Didik

Untuk mendapatkan konten dalam Makalah ini secara sempurna, silahkan ikuti JEJAK KAMI


Jika Anda menyukai Artikel di blog ini, Silahkan klik disini untuk berlangganan gratis materi biologi secara Up To Date via email